fbpx

Benda yang Banyak Dihuni Oleh Virus dan Bakteri

Benda yang Banyak Dihuni Oleh Virus dan Bakteri

virus dan bakteri

Situasi pandemi saat ini, Anda diharuskan menjaga kesehatan sebagai prioritas utama. Setiap hari, Anda beraktifitas di luar ruangan atau di dalam rumah membawa berbagai macam bakteri, kuman dan mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan Anda dan keluarga.

Salah satu pola untuk menjaga kesehatan yaitu dengan makan makanan yang bergizi, olahraga, istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya. Lingkungan yang bersih, nyaman dan tidak ada hama tentu menjadi tempat terbaik buat Anda dan keluarga.

Ada yang perlu Anda ketahui seputaran kebersihan lingkungan rumah. Ternyata ada beberapa benda yang dipakai dan terlihat setiap hari yang ternyata banyak penghuninya seperti virus, bakteri dan mikroorganisme lainnya.

“Anda ingin mengetahuinya?”

Berikut benda – benda yang banyak dihuni oleh virus dan bakteri

1. Spon Cuci Piring

Benda satu ini sering kalian pakai untuk mencuci semua perabotan makan. Mulai dari piring, panci, penggorengan hingga membersihkan wastafel tempat cuci piring. Perlu Anda ketahui,  spon cuci piring memiliki 54 miliar sel bakteri yang terkandung didalamnya, jumlah bakteri ini sama halnya dengan kotoran manusia.

“Bagaimana cara mensterilkan spon cuci piring ini?”

Cara yang bisa Anda lakukan adalah rendam spon cuci piring ke dalam air yang mendidih, panas yang di hasilkan bisa membunuh hampir semua bakteri yang ada di spon tersebut. Ini cara yang efektif untuk mengeliminasi hingga 99% bakteri dan spora di dalamnya. Setelah itu di keringkan dan jemur di bawah sinar matahari. Ada cara lain yaitu menggunakan cairan disinfektan yang disemprotkan ke spon tetapi spon harus kering sebelum penyemprotan disinfektan.

2. Tempat Bumbu Dapur

Anda pasti tidak akan mengira bahwa tempat bumbu dapur menjadi hunian bagi virus dan bakteri. Pertanyaannya, kapan terakhir Anda membersihkan tempat bumbu dapur dirumah? Setiap hari ibu – ibu memasak dan selalu menggunakan bumbu untuk meracik makanan, tangan akan selalu menyentuh tempat bumbu. Ini yang menyebabkan virus dan bakteri banyak di tempat bumbu dapur.

Cara mengatasinya, cukup bersihkan tempat bumbu secara rutin. Misalkan bumbu garam habis, jangan dulu diisi ulang. Bersihkan dahulu tempatnya, lalu keringkan baru diisi dengan garam yang baru. Jika bumbu yang jarang dipakai dan ingin membersihkannya. Bisa gunakan lap yang berisi cairan disinfektan, jangan disemprot agar tidak tercampur dengan bumbu.

3. Talenan

Talenan apa yang Anda gunakan di rumah? Apakah berbahan kayu atau plastik? Jika menggunakan talenan yang berbahan plastik, pasti banyak bekas goresan dari pisau. Celah yang dihasilkan oleh goseran dari pisau menjadi tempat hunian bagi virus dan bakteri. Caranya cukup mudah sekali, sama seperti penjelasannya di atas. Anda bisa rendam talenan Anda di air mendidih. Cara yang lainnya bisa semprotkan disinfektan dan setelah itu di keringkan baru bisa dipakai.

Jika Anda menggunakan talenan kayu, usahakan menggunakan berbahan kayu pinus. Karena kayu pinus memiliki sifat anti bakteri dan anti mikroba secara alami.

4. Gagang Pintu

Benda yang satu ini, pastinya sering dipegang atau disentuh. Anda tentu tahu, gagang pintu memiliki banyak virus dan bakteri yang terdapat di permukaannya. Tidak perlu di tanya dari mana asalnya, sudah pasti dari tangan – tangan yang menyentuhnya. Oleh karena itu, usahakan mencuci tangan sebelum memegang gagang pintu. Selanjutnya bersihkan juga gagang pintu secara rutin dan setiap hari. Caranya sederhana sekali, lap gagang pintu menggunakan cairan disinfektan atau bisa menggunakan sabun yang memiliki sifat anti bakteri dan juga anti mikroba.

5. Sakelar Lampu

Kenapa sakelar lampu menjadi benda yang banyak dihuni oleh virus dan bakteri? Setidaknya, sebelum Anda mencuci tangan ke kamar mandi atau ke dapur pada malam hari. Pasti akan menghidupkan lampu terlebih dahulu, bakteri dan kuman yang terdapat ditangan akan mentransfer ke permukaan sakelar lampu. Mengeliminasi bakteri dan kuman pada sakelar lampu harus sering dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga Anda. Cara mudahnya seperti mengelapnya dengan cairan disinfektan dan gunakan sikut untuk menghidupkan lampu jika dirasa tangan Anda kotor. Anda juga bisa gunakan tisu anti bakteri untuk menghidupkan lampu agar bakteri dan kuman tidak mentransfer ke tangan atau sebaliknya ke sakelar lampu.

“Mana yang akan Anda bersihkan dahulu?”

Semua benda harus dibersihkan secara rutin dan setiap hari. Anda harus selalu menyiapkan lap dan cairan disinfektan untuk mengeliminasi virus, bakteri dan mikroorganisme di benda – benda yang kemungkinan menjadi tempat berkembangbiaknya.

Jika Anda memerlukan jasa disinfektan untuk rumah, kantor, apartemen dan tempat lainnya, bisa hubungi Haracare. Dengan tim yang sudah ahli membasmi virus dan bakteri hingga 99,999%, dapat membantu masalah virus dan bakteri di sekitar Anda.

Enquire now

Give us a call or fill in the form below and we will contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.