fbpx

5 Jenis Nyamuk Yang Ada Di Indonesia

Jenis Nyamuk

Nyamuk merupakan hewan yang paling dihindari dimana-mana. Jika ada nyamuk di rumah atau kantor Anda, berbagai peralatan pembasmi nyamuk akan dikeluarkan. Raket listrik, obat semprotan serangga, hingga obat nyamuk bakar.

Kenapa nyamuk tidak disukai oleh manusia? nyamuk bisa menyebabkan berbagai penyakit berbahaya bagi manusia. Mulai dari yang paling ringan seperti gatal-gatal sampai dengan yang mematikan seperti demam berdarah dan malaria.

Tidak hanya sebagai hewan pengganggu, tetapi nyamuk bisa hidup di belahan dunia mana pun, kecuali Antartika. Dari para penelitian ditemukan setidaknya 3.000 spesies nyamuk yang tersebar di seluruh dunia. Masing-masing memiliki jenis dan karakteristik yang berbeda-beda. Perlu diingat bahwa Indonesia merupakan negara tropis, sehingga hewan seperti nyamuk bisa hidup dan senang berkembangbiak di wilayah tropis seperti di Indonesia.

jenis nyamuk

Berikut 5 jenis nyamuk yang ada di Indonesia :

1. Anopheles (Nyamuk Malaria)

Nyamuk dengan nama Anopheles dikenal sebagai jenis nyamuk yang dapat menularkan penyakit malaria. Tubuh nyamuk Anopheles memiliki karakteristik berwarna coklat gelap dan ada juga yang berwarna hitam.

Nyamuk Anopheles dapat membawa parasite Plasmodium yang merupakan penyebab malaria. JIka nyamuk ini sudah mensuntikkan parasite di dalam tubuh manusia, parasite itu akan tumbuh dan berkembangbiak pada sel hati dan sel darah merah.

Perlu diingat, jenis nyamuk Anopheles memiliki 430 jenis pada spesiesnya, tetapi hanya 30-40 jenis saja yang dapat menularkan penyakit malaria.

2. Aedes Aegypti (Nyamuk DBD)

Jenis nyamuk yang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga Anda. Nyamuk Aedes Aegypti adalah nyamuk yang dapat menularkan berbagai penyakit serius dan berbahaya, seperti demam berdarah (DBD), chikungunya, demam kuning dan demam zika.

Sebenarnya nyamuk Aedes Aegypti yang sering menggigit dan menghisap darah merupakan jenis nyamuk betina. Mereka melakukan hal seperti itu bukan hanya untuk bahan makanan saja tetapi untuk mematangkan telurnya.
Telur nyamuk Aedes Aegypti bertahan hingga 1 tahun lamanya tanpa air. Ketika ada cukup air, maka telur-telur tersebut dapat berkembangbiak menjadi larva, setelah itu menjadi nyamuk dewasa.

Tempat berkembangbiak yang disukai nyamuk ini adalah tempat yang lembab seperti tempat penampungan air, vas bunga, ember dan genangan air lainnya.

Waspada sore dan malam hari, karena nyamuk Aedes Aegypti suka mencari makanan pada saat itu. Jika ada nyamuk pada waktu itu di dalam ruangan atau yang kurang pencahayaannya, segera ambil tindakan pencegahan.

3. Culex (Nyamuk Air Kotor)

Ada nyamuk berkembangbiak di air yang kotor yaitu nyamuk Culex. Selain itu, mereka dapat berkembangbiak juga di selokan, tabung septic tank dan juga kubangan air lainnya. Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini adalah filariasis, west nile fever dan demam zika.

Rata-rata ukuran nyamuk dewasa Culex sekitar 3.96 mm hingga 4.25 mm dengan karakteristik berwarna coklat. Siklus hidup nyamuk culex dapat bertahan hingga 7 hari atau 1 minggu, mulai dari telur, larva, pupa sampai menjadi nyamuk dewasa.

Tipe nyamuk Culex termasuk dalam hewan nocturnal atau hewan yang hanya berkatifitas pada malam hari. Lebih tepatnya nyamuk Culex mencari makan pada waktu jam 8 malam hingga jam 2 pagi.

4. Mansonia (Nyamuk Tanaman Air)

Nyamuk Mansonia biasanya hidup di daerah pedesaan dan area pertanian, ini dikarenakan masih banyak tanaman air yang hidup dengan subur. Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Mansonia ini adalah filariasis. Waktu makan mereka tidak bisa ditentukan karena jika kita melawati rumah mereka, maka secara otomastis mereka akan hinggap di kulit Anda.

5. Aedes Albopictus (Nyamuk Hutan/ Nyamuk Macan)

Dari judulnya sudah jelas, bahwa nyamuk ini dikenal dengan nyamuk hutan dan hidup di negara tropis dan subtropic. Karakteristis dari warna tubuh nyamuk ini adalah belang hitam putih. Karena karakteristiknya berwarna belang, kadang disebut juga nyamuk macan.

Jenis nyamuk Aedes Albopictus punya gen yang sama dengan nyamuk DBD dan juga sama dengan penyakit yang dibawanya yaitu DBD, chikungunya, demam zika dan demam kuning.

Ukuran rata-rata nyamuk ini dari 2 mm sampai 10 mm dan cara bertelur nyamuk betina Aedes Albopictus di air mengalir maupun air menggenang. Mereka terbang mencari makan tidak jauh, sekitar 200 meter dari tempat mereka bertelur.

Sekarang Anda sudah mengetahui jenis-jenis nyamuk yang ada di Indonesia dan yang ada di rumah Anda. Jika menemukan nyamuk dari kelima jenis ini, Anda harus siap dengan senjata pengusir dan pembasmi nyamuk.

Jika alat tersebut tidak bisa ampuh untuk mengusir atau membasmi nyamuk, Anda bisa memanggil jasa fogging nyamuk. Hanya dengan fogging nyamuk bisa menuntaskan masalah dengan nyamuk. Haracare menyediakan jasa fogging nyamuk yang professional dan terpercaya. Dengan pengalaman 12 tahun lebih, masalah nyamuk Anda tertangani dengan cepat dan akurat.

Enquire now

Give us a call or fill in the form below and we will contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.