5 Nama Vaksin yang Beredar Di Indonesia No ratings yet.

Vaksin yang beredar di Indonesia

vaksin

Vaksin merupakan zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin dibuat berdasarkan masing – masing penyakit, artinya satu vaksin untuk satu penyakit. Kandungan vaksin terdiri dari bahan alami dan juga kimia. Masing – masing vaksin mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Cara kerja vaksin setelah dimasukkan ke dalam tubuh akan mencari sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi. Proses pembentukan antibodi ini yang disebut dengan imunisasi. Setelah antibodi menguat, secara tidak langsung bakteri, racun atau virus penyebab penyakit akan di lemahkan atau dihilangkan dari dalam tubuh yang terinfeksi.

Setelah mendapatkan vaksin biasanya ada efek samping dari vaksin tersebut. Oleh karena itu, diwajibkan bagi orang yang sudah di vaksin perlu istirahat yang banyak agar antibodi terbentuk dengan sempurna. Ditambah dengan makan makanan yang bergizi dan banyak minum air putih.

Dalam masa pandemi seperti ini, vaksin sangat diperlukan. Dalam keputusan Menteri Kesehatan Indonesia telah menetapkan sejumlah vaksin untuk Covid-19.

Berikut vaksin yang beredar di Indonesia berdasarkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

1. Vaksin Pfizer-BioNtech

Vaksin ini diproduksi oleh negara Amerika Serikat dengan bahan dasar messenger RNA (mRNA). Nama vaksin ini adalah BNT162b2 dan sudah diuji klinis di Amerika Serikat, Jerman, Turki, Afrika Selatan, Brazil dan Argentina. Kategori usia untuk bisa menggunakan vaksin ini mulai dari 16 tahun sampai 55 tahun keatas. Dosis yang dianjurkan untuk vaksin ini adalah 2 dosis masing – masing 0.3 ml per dosis dengan jarak 3 minggu untuk vaksin kedua.

Vaksin mRNA ini dapat bekerja dengan cara mengalahkan sel tubuh untuk memproduksi protein yang berbentuk sama seperti protein pada virus corona. Selanjutnya, sel-sel tubuh akan akan menghasilkan antibodi untuk melawan protein tersebut. Antibodi ini akan bekerja untuk melindungi tubuh dari virus corona.

Efek samping dari vaksin ini berupa kelelahan, sakit kepala, nyeri otot dan sendi. Tetapi efek samping ini akan hilang setelah 2 hari

2. Vaksin Moderan

Diproduksi di Amerika Serikat menggunakan bahan yang sama yaitu mRNA (messengger RNA). Sudah diuji klinis di Amerika Serikat dan kategori umur yang boleh di vaksin mulai dari umur 18 tahun sampai 55 tahun. Nama vaksin ini berjenis mRNA-1273. Dosis yang dianjurkan terdiri dari 2 dosis dan per dosisnya 0.5 ml dengan jarak 28 hari.

Bahan yang digunakan vaksin ini sama dengan vaksin pfiszer dan memiliki efek samping yang sama juga.

3. Vaksin Sinopharm

Vaksin yang berasal dari Negara China ini berbahan dasar virus corona yang dimatikan (inactivated virus). Nama vaksin jenis ini adalah BBIBP-CorV dan sudah diuji di berbagai negara seperti China, Uni Emirat Arab, Maroko, Mesir, Bahrain, Jordan, Pakistan, Peru dan Argentina. Usia yang boleh menggunakan vaksin ini mulai dari umur 18 tahun hingga 85 tahun dengan 2 dosis per dosisnya 0.5 ml dengan jarak 21 hari.

Cara kerja vaksin sinopharm adalah memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi terhadap virus corona. Vaksin ini juga sudah melewati uji klinis hingga fase ketiga dan sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari otoritas kesehatan di China dan Arab. Sampai saat ini, efek samping dari vaksin ini tidak ada yang serius dan aman.

4. Virus Sinovac

Nama jenis vaksin ini adalah CoronaVac berasal dari negara china dengan bahan dasar virus corona (SARS-CoV-2) yang telah dimatikan (inactivated virus). Sudah diuji dibeberapa negara seperti China, Indonesia, Brazil, Turki dan Chile dan untuk usia yang bisa mendapatkan vaksin ini mulai dari 18 tahun sampai 59 tahun. Dosis yang digunakan 2 dosis per dosisnya 0.5 ml dengan jarak 14 hari.

Virus sinovac telah melampaui standar minimal yang ditetapkan oleh WHO dan FDA. Vaksin ini juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari BPOM serta sudah tersertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Setelah di suntikan vaksin ini,  akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang dapat melawan virus corona secara spesifik. Dengan begitu, jika virus corona menyerang tubuh,  antibodi sudah siap untuk melawannya dan juga mencegah terjadinya penyakit.

Efek samping dari vaksin ini seperti nyeri otot dan sakit kepala, hal yang bersifat ringan dan sementara. Efek samping dari penyuntikan ini rata – rata akan hilang dalam waktu 3 hari.

5. Vaksin Oxford-AstraZeneca

Vaksin yang berasal dari negara Inggris ini mempunyai nama jenis vaksin AZD1222. Bahan dasar yang digunakan berupa virus hasil rekayasa genetika (viral vector) dan sudah teruji klinis di berbagai negara seperti Inggris, Amerika, Afrika Selatan, Colombia, Peru dan Argentina. Usia yang diperbolehkan menerima vaksin ini mulai dari usia 18 tahun sampai 55 tahun. Dosis yang digunakan adalah 2 dosis per dosisnya 0.5 dengan jarak 4 sampai 12 minggu.

Vaksin ini terbukti aman dan efektif dalam mengurangi risiko terinfeksi corona dan juga penyakit berat lainnya. Vaksin ini mengandung virus yang tidak berbahaya, virus ini akan masuk kedalam sel tubuh, kemudian memicu sistem imun tubuh untuk menghasilkan antibodi dan mengaktifkan sel imun yang dapat melawan virus corona.

Efek samping dari vaksin ini bersifat ringan hingga sedang dan dapat disembuhkan dalam beberapa hari saja. Gejala yang ditimbulkan antara lain, nyeri otot, kemerahan, gatal, bengkak atau benjol di area suntikan, demam, lelah, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, radang tenggorokan, flu dan batuk.

Demikian nama vaksin yang beredar di Indonesia yang perlu Anda pahami. Vaksin tersebut diharapkan dapat menjadi solusi pandemi untuk saat ini. Namun, untuk berjalan dengan baik dalam penyebaran vaksin di Indonesia, perlu adanya kerja sama dengan masyarakat agar program ini sukses.

Jika Anda mencari jasa disinfektan yang profesional untuk mencegah virus corona, bisa hubungi Haracare. Produk yang sudah terdaftar di EPA dan sudah di rekomendasi oleh WHO. Segera hubungi marketing Haracare lebih lanjut.

Please rate this

Enquire now

Give us a call or fill in the form below and we will contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.