fbpx

Sebelum Menggunakan Disinfektan Ada 4 Hal Yang Harus Ketahui

Sebelum Menggunakan Disinfektan Ada 4 Hal Yang Harus Ketahui

Semenjak adanya virus corona, topik tentang disinfektan menjadi sangat banyak dicari oleh orang-orang, mungkin salah satunya adalah anda?

Disinfektan secara umum kita ketahui berfungsi untuk membunuh atau menghilangkan kuman, bakteri dan mahluk microba lainnya.

Namun, ternyata tidak hanya itu.

Dan di masyarakat masih banyak orang-orang yang ternyata keliru tentang disinfektan dengan antiseptik. Bahkan, ada yang menganggapnya sama.

Oleh karen itu, mari kita cari tahu tentang apa itu disinfektan sebenarnya

1. Pengertian, Fungsi dan Jenis Disinfektan

Pengertian disinfektan secara sederhana adalah senyawa kimia yang ditujukkan untuk membunuh microorganime pada benda mati.

Inilah alasan mengapa disinfektan di semprotkan pada benda-benda di ruangan seperti rumah, apartement atau kantor. Dan biasanya orang yang menyemprotkan disinfektan memakai baju serta masker khusus.

Jika anda pernah menyewa jasa disinfektan, maka anda pasti tahu bagaimana petugasnya memakai pakaian dan alat pelindung diri (APD). Hal itu dilakukan karena disinfektan memang tidak ditujukan kepada manusia.

Disinfektan yang baik tidak akan menimbulkan efek samping pada permukaan benda yang dikenainya. Perlu anda ketahui, disinfektan tidak membunuh 100% microba yang ada, karena beberapa microba bisa tahan terhadap disinfektan.

4 Hal Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Menggunakan Disinfektan

2. Ada beberapa jenis dari disinfektan, yang mungkin salah satunya sangat familiar di telinga anda.

1. Alkohol

Pernah melihat alat-alat medis yang dicuci dan dibersihkan menggunakan alkohol? Di rumah sakit alkohol menjadi disinfektan yang sangat efektif untuk membersihkan alat-alat medis yang terbuat dari logam.

Alkohol digunakan sebagai disinfektan karena memiliki sifat korosif terhadap logam, cepat menguap, dan dapat merusak benda yang berbahan dasar plastik atau karet.

2. Disinfektan Udara

Microorganisme bisa jadi adalah mahluk yang sangat kecil sehingga mengambang di udara. Untuk membasminya, diperlukan disinfektan udara yang terbuat dari bahan kimia khusus.

Bahan kimia ini akan mampu membunuh microorganisme yang tersuspensi di udara. Sehingga udara menjadi steril kembali.

3. Iodin

Iodin digunakan untuk proses disinfektan air skala kecil. Untuk mendisinfektan satu liter air jernih, diperlukan dua tetes iodin dalam larutan etanol.

Jenis iodin yang populer digunakan sebagai disinfektan adalah iodof. Jika disimpan dalam waktu yang lama iodof dapat mempertahakan sifatnya secara baik.

4. Klorin

Klorin bekerja dengan cara menghambat aktivasi glukosa yang terdapat di dalam sel microorganisme. Dan senyawa dalam klorin yang palin aktif melakukan hal tersebut adalah asam hipoklorit.

Disinfektan ini mampu membunuh microorganisme dalam jumlah yang cukup besar, penggunaanya pun juga sangat mudah.

Namun, disinfektan ini memiliki kekurngan yaitu menimbulkan korosi pada pH yang rendah.

5. Fenol

Fenol mampu menyebabkan kegagalan sistem pada tubuh microorganisme yang dikenainya. Karena fenol memiliki sifat tahan lama, toksik, stabil, berbau tidak sedap dan dapat menyebabkan iritasi.

Fenol menjadi disinfektan yang sangat kuat untuk antibakteri di dalam air, yang pada umumnya dikenal sebagai lisol dan kreolin.

3. Perbedaan Disinfektan Dengan Antiseptik

Meskipun disinfektan dan antiseptik sama-sama ditujukkan untuk membunuh microorganisme seperti kuman, bakteri dan mahluk sejenisnya.

Namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan mengenai pada media apa keduanya digunakan.

Jika disinfektan digunakan untuk sterilisasi pada permukaan benda mati, maka antiseptik digunakan pada mahluk hidup yaitu manusia.

Jika digunakan terbaik, maka keduanya akan menimbulkan ketidakefektipan serta disinfektan bisa mengakibatkan efek buruk pada manusia jika terkena secara langsung.

4. Dampak Disinfektan Pada Mahluk Hidup dan Ekosistem

Bahan-bahan kimia yang terdapat pada disinfektaan bisa menyebabkan dampak buruk berkepanjangan terhadap manusia dan khususnya pada lingkungan.

Pada dasarnya disinfektan digunakan pada permukaan benda mati, nah lalu bagaimana jika disinfektan secara langsung maupun tidak langsung mengenai lingkungan hidup?

Penyemprotan secara sembarangan disinfektan dapat mengacaukan ekosistem yang pada akhirnya merugikan kita sebagai manusia. Bahan kimia disinfektan yang jatuh ke tanah dan terserap ke dalam tanah dapat menjadi cikal bakal ketidakseimbangan ekosistem.

Jika terbawa air hujan, maka disinfektan bisa terserap oleh tumbuhan, dan jika tumbuhan tersebut dimakan oleh manusia, maka akan mengakibatkan efek buruk pada tubuh.

Oleh karenanya sangat disarankan untuk memakai jasa disinfektan agar proses disinfektan dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur kesehatan yang ada.

Biaya dan harga Jasa Disinfektan di Indonesia

Standarnya harga disinfektan ditentukaan berdasarkan luas wilayah yang akan disinfektan. Semakin luas maka harga akan semakin mahal.

Dan sebaliknya, semakin kecil wilayah yang harus disinfektan maka harganya pun semakin murah.

Namun demikian, beberapa perusahaan disinfektan memiliki harga tetap untuk luas wilayah minimum.

Misalnya wilayah yang kurang dari 250m2 biayanya sebesar 1.5 juta rupiah (ilustrasi).

Jika ingin menggunakan jasa disinfektan, ada baiknya langsung telepon atau chat via whatsaap CS perusahaan jasa disinfektannya.

Sebagai tambahan informasi, jika anda memakai jasa Haracare untuk pertama kalinya, anda berkesempatakan untuk mendapatkaan diskon sebesar 20% untuk semua layanan, manfaatkan sebaik-baiknya!

Enquire now

Give us a call or fill in the form below and we will contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.