We are Termites Specialists

Termites Damaging Your Property?

TERMITE CONTROL

DETAIL LAYANAN

  • Proses

Langkah 1
Observasi dan memastikan tanda infestasi dari rayap.

Langkah 2
Teknisi mempersiapkan peralatan untuk pengendalian rayap.

Langkah 3
Mulai melakukan pengendalian rayap.

  • Kunjungan

-Layanan 1x dalam sebulan atau kontrak pengerjaan dalam setahun.

-Sistem umpan (baiting) menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

CARA ORDER LAYANAN TERMITE CONTROL

  • Pelanggan memberikan informasi luas area (indoor atau outdoor), foto infeksi (jika sudah terinfeksi) dan alamat lengkap via whatsapp atau telepon.
  • Dari informasi yang diberikan, Haracare akan menghitung estimasi biaya.
  • Penawaran akan dikirim via whatsapp atau email sebagai bahan pertimbangan bagi pelanggan.
  • Penjadwalan setidaknya 2 hari setelah penawaran disetujui.

SYARAT & KETENTUAN

  • Layanan Termite Control Haracare menggunakan bahan-bahan kimia untuk membasmi rayap. Oleh karena itu, selain petugas kami menghimbau untuk tidak mendekat kecuali telah mendapat izin dari petugas yang bertanggung jawab.
  • Layanan ini bertujuan untuk mengendalikan atau meminimalkan gangguan rayap. Kami tidak menjamin rayap akan hilang secara keseluruhan.
termite control baiting system

DEFINISI & BENEFIT

Apa itu Termite Control ?

Termite Control adalah layanan pengendalian Rayap. Jenis hama ini sering menyerang furniture atau properti Anda yang berbahan kayu. Rayap adalah serangga kecil seperti semut. Namun, mereka berbeda dari semut karena mereka memakan selulosa dalam kayu. Aktivitas mereka sebagian besar tidak terlihat di permukaan. Mereka dapat membuat terowongan melalui anggota struktural kayu di bangunan dan menghancurkannya sepenuhnya. Termite control Haracare menggunakan formulasi yang paling aman, paling efektif dan teknik serta strategi yang ramah lingkungan dalam pengendalian rayap dan untuk menjaga Anda tetap sehat dan bebas rayap.

Bagaimana Cara Kerja Termite Control ?

Pengendalian hama rayap secara umum terbagi 2 kondisi:

 

I. Pra Konstruksi

Kondisi di mana bangunan belum berdiri atau masih berupa pondasi. Dalam kondisi ini, tujuan utama adalah pencegahan. Metode yang diterapkan adalah Injeksi dan Spraying. Injeksi diaplikasikan pada pondasi di sekeliling bangunan. Pembentukan lapisan kimiawi pada tanah lantai dan pondasi bangunan agar tidak dapat ditembus rayap tanah. Dengan demikian prinsipnya pengaplikasian metode akan memisahkan antara bangunan gedung dengan koloni rayap yang hidup di sekitar bangunan sedangkan Spraying diaplikasikan pada tanah di area lantai bangunan sebelum tertutup oleh lantai. Dengan kedua metode ini di harapkan residu chemical akan memberikan perlindungan jangka panjang dari infeksi rayap.

 

II. Pasca Konstruksi

Kondisi di mana bangunan sudah selesai didirikan atau dibangun. Kondisi ini terbagi lagi menjadi 2 sub kondisi:

 

1. Sebelum Infeksi

Treatmen pada kondisi ini bertujuan sebagai upaya preventif untuk meminimalisir potensi infeksi rayap. Metode yang digunakan adalah injeksi atau spraying ataupun keduanya.

A. Injeksi

Dilakukan terhadap pondasi di sekeliling bangunan dengan cara pengeboran pada lantai dalam dan luar tembok bangunan (sepanjang tembok dengan jarak tiap titik adalah 30 – 100 cm). Menggunakan metode ini di harapkan residu chemical akan memberikan perlindungan jangka panjang dari infeksi rayap.

B. Spraying

Diaplikasikan terhadap bagian-bagian bangunan yang berbahan kayu. Menggunakan metode ini, diharapkan chemical akan meresap ke dalam kayu, mencegah infeksi dan memberikan perlindungan jangka panjang.

 

2. Terinfeksi

Treatment pada kondisi ini bertujuan untuk mengeliminasi koloni rayap yang telah menginfeksi bangunan. Pilihan Metode yang digunakan adalah

A. Injeksi

B. spraying

C. Injeksi dan Spraying

D. Baiting

Injeksi dilakukan terhadap area yang diduga sebagai sumber aktivitas koloni. Selain itu, juga diaplikasikan pada pondasi di sekeliling bangunan dengan cara pengeboran pada lantai dalam dan luar tembok bangunan (sepanjang tembok dengan jarak tiap titik adalah 30 – 100 cm). Dengan metode ini diharapakan residu chemical akan memberikan perlindungan jangka panjang dari re-infeksi rayap.

Spraying diaplikasikan pusat aktivitas (selain lantai dan tanah) dan jalur rayap. Selain itu, pengaplikasian juga diterapkan terhadap bagian-bagian bangunan yang berbahan kayu. Dengan metode ini, diharapkan chemical akan meresap ke dalam kayu, mencegah infeksi dan memberikan perlindungan jangka panjang.

Baiting atau umpan adalah metode pengendalian rayap dengan menggunakan umpan beracun yang dipasang pada jalur utama aktivitas tanpa mengganggu pusat koloni. Umpan ini dirancang khusus untuk memancing rayap untuk memakannya. Rayap pekerja akan membawa makanan ke dalam sarang sebagai makanan untuk koloni termasuk ratu. Dengan metode ini, meskipun butuh waktu namun tingkat efektivitasnya sangat tinggi, jika dilakukan dengan benar akan mampu mengeliminasi koloni secara keseluruhan.

 

Dalam metode spraying dan injeksi menggunakan chemical berbahan aktif Fipronil yang merupakan racun kontak dan perut. Sehingga, selain masuk ke pencernaan, bahan aktif ini mampu membunuh rayap hanya dengan kontak fisik baik secara langsung maupun melalui perantara individu rayap lainnya. Fipronil termasuk dalam golongan anti rayap non-repellent. Anti Rayap Non-Repellent adalah sifat kerja suatu bahan aktif pada larutan anti rayap, dimana ketika larutan anti rayap diaplikasikan di lapangan (tanah, kayu dan bahan-bahan atau media yang terkena termitisida), rayap yang tidak dapat mendeteksi dan mengetahui suatu penghalang yang dilaluinya dapat mematikan baik secara langsung atau melalui feromon antar anggota dari suatu koloni (kelompok) rayap, hingga akhirnya efek obat rayap ini menyebar ke semua anggota termasuk rayap prajurit, rayap pekerja dan ratu rayap dapat terkontaminasi dari efek mematikan akibat bahan aktif larutan anti rayap tersebut. Anti rayap non-repellent bisa disebut anti rayap yang bekerja secara sistemik mematikan koloni secara perlahan (slow action effect) dan obat ini bekerja secara berantai meracuni anggota koloni rayap yang lainnya, sehingga bisa tuntas hingga ke seluruh koloni rayap.

 

Sedangkan untuk metode baiting, bahan aktif yang digunakan adalah Bistrifluron. Tipikal umpan ini adalah IGRs (Insect Growth Regulator/Pengatur pertumbuhan serangga) dan pelepasan racun secara perlahan. IGRs seringkali mencegah rayap membentuk Exoskeleton (kulit pelindung) baru pada masa moulting (ganti kulit) sehingga rayap tidak mampu berganti kulit sebagaimana mestinya dan mengakibatkan kematian bagi mereka. Pelepasan racun secara perlahan memungkinkan umpan yang dibawa rayap pekerja tidak dapat langsung membunuhnya sehingga umpan akan dibawa ke sarang dan meracuni seluruh koloni rayap.

Keuntungan Termite Control

  1. Garansi 3 tahun (disesuaikan penawaran).
  2. Mengeliminasi seluruh koloni.
  3. Efek residual, sehingga masih bekerja dengan baik mengeliminasi rayap selama residu masih ada.
  4. Langsung ke sasaran, karena pengaplikasian ditujukan ke area-area potensial.
  5. Menjadikan barang Anda tetap baik.